"kasih,sukacita,damai sejahtera,kesabaran,kemurahan,kebaikan,kesetiaan,kelemahlembutan,dan penguasaan diri"

Tampilkan postingan dengan label Firman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Firman. Tampilkan semua postingan

Jumat, 13 Juli 2012

Hidup Adalah Pancaran Hati


Pembacaan Firman Hari ini adalah Amsal 4:20-27
Seperti pembacaan Firman kali ini adalah mengenai  peringatan Salomo kepada kita semua umat Tuhan. Dengan sub tema adalah terambil pada Amsal 4:23 yaitu "Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan". Benar bahwa hari-hari ini kita harus selalu menjaga hati, diakhir zaman ini terlebih lagi kemajuan teknologi yang kian tidak terbendung dengan tidak kita sadari telah memperburuk hidup kita terlebih lagi hati kita yang sudah tidak terpaut kepada Allah. Coba kita lihat fenomena sekarang, baru-baru ini Pusat Penelitian Wright Air Patterson di Ohio, USA sedang mengembangkan teknologi menerbangkan pesawat terbaru. Para peneliti membuat helm khusus yang dilengkapi dengan sensor yang berfungsi menangkap sinyal dibeberapa titik kepala seorang pilot, sehingga pesawat tersebut dapat diterbangkan melalui kendali pikiran. Jika seorang pilot tak konsentrasi, pesawat tersebut akan jatuh menghantam bumi. Oleh karenanya penting bagi seorang pilot berkonsentrasi dan mengendalikan pikirannya dengan baik.
Kehebatan teknologi ini mengingatkan kita kepada peringatan Salomo agar kita menjaga hati kita dengan sagala kewaspadaan, sebab dari hati manusialah pancaran kehidupan itu datang. Setiap tindakan dan perilaku kita merupakan buah yang tampak dari apa yang ada dalam hati kita. Oleh karena itu Salomo mengingatkan kita agar kita menjaga dan mengendalikan pikiran kita karena cepat atau lambat apa yang ada di hati kita akan mengendalikan setiap pikiran, tindakan dan perkataan kita. Tetapi saat hati kita terpaut kepada Firman Tuhan dan melakukannya maka kita dapat mengendalikan hati kita, jika hati kita telah terkendalikan cobalah mengendalikan pikiran kita dan pikiran sudah terkendalikan pastilah keinginan daging kita juga dapat dimatikan.Mintalah pimpinan Tuhan sehingga kita dapat menjaga kehidupan kita, menjadi berkat bagi tetangga, dikantor, dipelayanan bahkan dimanapun kita berada. 
Cobalah kita tilik hati kita, sudahkah kita menjaga hati kita dengan selalu waspada?arahkan telinga, mata dan hati kita hanya pada Yesus saja, sehingga hidup kita dipengaruhi oleh segala kebaikan dan kebenaran yang bersumber pada Yesus.
"Saat hati kita dipenuhi kasih Allah dan pikiran kita dipenuhi Firman Tuhan, perkataan berkat yang tepat pada waktunya akan mengalir dari mulut kita", by. John Piper

Kamis, 12 Juli 2012

Tiada Yang Tersembunyi Dihadapan Tuhan


Ayat Bacaan Hari Ini adalah Ibrani 4:1-16

Saudara yang terkasih dalam Kristus Yesus, sesuai dengan judul pembacaan Firman hari ini adalah "Tiada Yang Tersembunyi Dihadapan Tuhan" maka sub tema yang bisa dikembangkan adalah "privasi". Mendengar kata privasi rasanya sangat pribadi banget. Coba kita bayangkan apa jadinya jika hak privasi tak pernah ada, tiba-tiba kita merasa malu. Pastinya orang akan heran saat mengetahui film yang tidak pantas yang kita tonton, percakapan rahasia kita yang merusak nama baik orang lain, bahkan rencana-rencana busuk kita, sampai kepada pikiran-pikiran berdosa yang pernah kita alami semasa belum bertobat. Namun, kenapa kita tak pernah malu kepada Tuhan yang selalu tahu gerak-gerik, motivasi, pikiran, dan rancangan yang paling tersembunyi sekalipun. Bahkan terkadang kita lebih takut kepada manusia, lebih takut kepada nama baik kita, perasaan kita daripada takut akan kekudusan Tuhan?
Apa yang menyebabkan kurangnya rasa takut atau malu pada saat kita berbuat dosa? perlu kita ketahui bahwa sebenarnya penyebab hal tersebut adalah adanya jaminan keselamatan bagi kita yang beriman kepada Yesus Kristus. Memang benar bahwa kita pasti akan masuk ke tempat perhentianNya yang kekal (ayat 1,3). Namun ingatlah bahwa kita juga harus mempertanggungjawabkan hidup kita dihadapanNya. Oleh karena itu penulis Ibrani meminta kita untuk tetap "waspada" serta "taat" kepadaNya. Kita haraus memegang erat Firman Allah untuk menjaga hidup kita selalu bersih (ayat 12). Sebaliknya, ketika kita menyadari dosa, kita mesti berani untuk menghampiri TakhtaNya (ayat 16). Sebab Kristus adalah Imam Besar kita (ayat 14,15) yang mendamaikan kita dengan Allah.
Dari hal tersebut kita bisa menyimpulkan beberapa hal yaitu adanya dua sikap yang memang tampaknya bertentangan, tetapi harus ada secara bersamaan dalam diri orang percaya. Sikap yang pertama adalah sikap takut berbuat dosa, dan sikap yang kedua adalah sikap berani menghampiri Tuhan Yang Maha Kudus. Kita harus menyadari bahwa tak ada yang dapat kita sembunyikan daripadaNya, Dilain pihak, setiap kali kita berbuat dosa jangan segan-segan mari kita punyai keberanian untuk segera datang kepadaNya, memohon pengampunan, maka Dia adalah Setia dan Adil.
Saudara yang terkasih dalam nama Yesus, mari pada hari ini ambil komitmen dihadapan Tuhan, bahwa kita takut berbuat dosa, mintalah pimpinan Tuhan agar kita dijauhkan dari yang jahat bahkan jangan buka celah yang akan membuat iblis mengambil bagian dalam hidup kita.
"Kekudusan Tuhan membuat kita hidup hati-hati dihadapanNya, kasih karunia Tuhan membuat kita berani menghampiriNya"

kasih dan sukacita Copyright © 2011 | Template created by O Pregador | Powered by Blogger