"kasih,sukacita,damai sejahtera,kesabaran,kemurahan,kebaikan,kesetiaan,kelemahlembutan,dan penguasaan diri"

Senin, 13 Agustus 2012

Berkat Keselamatan

Berkat Keselamatan

Yohanes 10:10  berbunyi : "Pencuri datang untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan".

Roma 8:17 berbunyi : "Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia".

Berkat Rohani
Semua orang yang sudah menerima keselamatan pada dasarnya sudah diberkati, sudah dipindahkan dari kutuk kepada berkat (Efesus 1:3)
1. Menjadi Ciptaan Baru (2 Kor 5:17)
2. Menyandang Status Sebagai Anak Allah (Yoh 1:12)
3. Menjadi Tempat Kediaman Roh Kudus (1 Kor 6:19,20)
4. Mewarisi Kehidupan Kekal (1 Yoh 5:11,12)
5. Otoritas Rohani (Markus 16:17-18)
6. Kasih Setia dan Rahmat Tuhan (Ratapan 3:22-23)
7. Kelepasan Dari Kuasa Kegelapan/Okultisme (1 Yoh 4:4) yaitu bebas dari kutuk keturunan, sakit penyakit, gangguan kejiwaan, serangan-serangan rohani.
8. Kelepasan dari Kebiasaan yang Membelenggu ( Roma 6:13) yaitu bebas dari keinginan-keinginan untuk kembali hidup dalam dosa.

Berkat Jiwani
1. Damai Sejahtera (Yoh 14:27) dan Yesaya 26:3; 48:18)
2. Sukacita (Yoh 15:11)
3. Jalan Keluar Dari Masalah (1 Kor 10:13)
4. Kekuatan Yang Baru (Yes 40:29-31)
5. Mentalitas Kelimpahan yaitu:
    - Mengembalikan milik Tuhan (Maleakhi 3:8-10)
    - Meresponi hukum tabur tuai (Amsal 11:18)
    - Rajin Bekerja (Amsal 6:6-11)
6. Bebas dari Kebiasaan Buruk Karena Paradigma Yang Salah (Rom 12:2) contoh: malas, dll
7. Keberhasilan (Mazmur 1:3)

Berkat Jasmani
1. Perlindungan (Maz 91:9-11; 37:23-24)
2. Kesembuhan dari Sakit Penyakit (1 Petrus 2:24)
3. Kekuatan dan Kesehatan (Ulangan 34:7)
4. Umur Panjang (Ulangan 34:7; Ayub 42:16-17)
5. Materi dan Kelimpahan (2 Kor 8:9, Galatia 3:13-14)
 

Jumat, 10 Agustus 2012

Keselamatan

Keselamatan

Kisah Para Rasul 4:12 berbunyi, "Dan keselamatan itu tidak ada didalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan."

Keselamatan didalam Tuhan Yesus adalah anugerah kehidupan baru yang mengalihkan kita dari kehidupan yang sedang menuju kebinasaan kekal, kepada kehidupan kekal.

Rencana Keselamatan 
1. Sejak semula Allah telah merancangkannya (Kej.3:15, Gal 3:16, I Petrus 1:20)
2. Respon manusia terhadap kasih Allah (Yoh 3:16, I Tim 2:4, II Petrus 3:9, Wahyu 22:17, I Yoh 5:11-12)

Keselamatan Yang Sejati
1. Yesus Kristus adalah satu-satunya jalan keselamatan (Yoh 14:6, Kisah 4:12)
2. Yesus Kristus menebus dengan harga yang mahal dan lunas (Roma 3:24, I korintus 6:20)
3. Allah menganugerahkan :
   - Pembenaran menghasilkan pendamaian (Maz 32:2, Roma 5:1)
   - Pengudusan menghasilkan persekutuan (I Kor 1:30, II Tes 2:13, Ibrani 9:12-14)
   - Kemuliaan menghasilkan kuasa untuk memerintah bersama Kristus dan hidup yang kekal (Roma 8-9)

Langkah-langkah Menerima Keselamatan:
1. Percaya dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat pribadi (Yoh 3:16, Roma 10:9-10, Yoh 1:12)
2. Bertobat dari kehidupan lama
   - Mengakui dosa dan meninggalkannya ( I Yoh 1:9, Yoh 8:11)
   - Menjadi ciptaan baru didalam Kristus ( II Korintus 5:17, Kolose 3:9-10)
   - Hidup sesuai dengan Firman Tuhan (Yakobus 1:22, Roma 12:1:2)
3. Mengikut Yesus
   - Mengerjakan keselamatan (Fil 2:12-13, Lukas 9:23)
   - Mengenakan selengkap senjata Allah (Efesus 6:11-19, I Petrus 5:8,9) 

 

Kamis, 09 Agustus 2012

Kejatuhan Manusia

Kejatuhan Manusia

Roma 3:23 berbunyi : "Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah"

Pada mulanya Allah menciptakan manusia serupa dan segambar denganNya. Allah mempunyai rencana dan tujuan atas hidup manusia, tetapi iblis berusaha menggagalkan rencana Tuhan dan manusia meresponinya sehingga gambar Allah dalam diri manusia menjadi rusak dan manusia keluar dari rencanaNya. Sejak itu kecenderungan manusia adalah mengikuti kehendaknya sendiri, ayat bacaan adalah Kej 1:26 ; Maz 139:13-16 ; Maz 8 ; Amsal 16:4 ; Yesaya 43:7 ; Kej 3.

Hakikat Dosa
Setiap ketidaktaatan  terhadap Firman Allah adalah Dosa, Intisari dosa adalah:
1. Kesombongan
2. Mementingkan diri sendiri
3. Pemberontakan
Dosa itu bukan....
1. "Ini memang kelemahan saya"
2. "Ini adalah kecelakaan"

Asal Muasal Dosa
Alkitab tidak menjelaskan asal muasal dosa, tetapi membimbing kita kepada pengakuan dosa.
1. Dosa Tidak Berasal Dari Allah (1 Petrus 1:15-17 ; Yakobus 1:1 ; Kejadian 1:13)
Allah Kudus adanya, dan Allah tidak dapat dicobai. Semua yang diciptakan oleh Allah sungguh amat baik
2. Pemberontakan Lucifer (Yesaya 14:12-14 ; II Tes 2:4)
Lucifer mempunyai kehendak menyimpang dan melawan Allah
3. Dosa Timbul Dalam Hati Manusia (Markus 7:21-23)
Semua hal-hal jahat timbul dari dalam dan menajiskan orang

Pengertian Dosa
1. Salah Sasaran  (Ibrani 9:27 ; Ef 2:10 ; Kej 4:7 ; Kel 9:27 ; Bil 6:11 ; Maz  51:4,6)
Ibrani : CHATA , Yunani : HAMARTIA. Pengertiannya "tidak kena", "tidak sampai", artinya menyimpang dari tujuan Allah.
2. Pelanggaran (Bil 14:41-42 ; Ul 17:2 ; Yer 34:18 ; Daniel 9:11 ; Hosea 6:7 ; Roma 4:15 ; I Tim 2:14)
Ibrani : AVAR, Yunani : PARABASIS. Secara harafiah artinya "menyeberangi" atau "melewati", artinya melanggar perintah Allah.
3. Kejahatan (Imamat 19:15 ; Yehezkiel 18:24 ; I Yoh 1:9)
Ibrani : AVAL, Yunani : ADIKIA. Secara harafiah artinya "menyimpang dari yang benar". Juga berarti ketidakadilan
4. Pemberontakan (Yes 1:2 ; Yes 63:10)
Ibrani : PASHA. Istilah ini menunjukkan kepada pemberontakan kepada Allah
5. Kekejian
Ibrani : SHIQQUTS dan TO'EBAH. Menggambarkan suatu perbuatan yang tercela dimata Tuhan :
- Pemujaan Berhala (Ul 7:25-26)
- Homoseksual (Imamat 18:22 ; 20:13)
- Kehidupan transeksual dan biseksual
- Mempersembahkan anak atau hewan najis (Ul 17:1 ; 18:9-12)
- Sihir
6. Durhaka (Yoh 3:4)
Yunani : ASEBEIA. Artinya tidak menurut atau tidak memperdulikan hukum yaitu hukum Allah
7. Kefasikan (Rom 1:18 ; Yudas 15 ; Maz 1:5)
Yunani : ANOMIA, artinya tabiat yang berlawanan dengan karakter Allah

Pola Kejatuhan Dalam Dosa
Kita perlu mengenali pola yang diterapkan iblis untuk menyerang kita :
1. Mengintai/Mengintip (Kej 4:7). Mengintai ialah mengamati dengan cermat dari tempat yang tersembunyi dan dengan diam-diam
2. Menjerat dan Menipu (I Tim 3:7)
Dosa tidak menguasai kita dengan kekerasan 
3. Menguasai dan Memperhamba (Roma 3:6b;9b)
Dosa menyerang dibagian kelemahan kita atau pada saat kita lemah, biasa melakukan dosa akan diperbudak iblis.
4. Mendatangkan Hukuman Mati (Hosea 9:9b ; II Raja-raja 14 :6b ; Efesus 2:1)
Dosa adalah kenikmatan yang mematikan 

Akibat Dosa
1. Terpisah Dari Allah,
Sikap Allah kepada manusia :
- Allah menyembunyikan diriNya dan tidak mau mendengar (Yes 59:2)
- Allah murka terhadap manusia (Yes 64:5)
- Allah mengusir manusia dari hadapanNya (Kej 3:23)
- Allah tidak dapat berada satu tempat dengan manusia (Yoh 8:21 ; 34-35)
Sikap manusia kepada Allah :
- Manusia menghindari Allah (Kej 3:8)
- Manusia menjadi takut kepada Allah, karena telah melanggar perintahNya (Kej 3:10)
- Manusia menyalahkan Allah (Kej 3:12)
- Manusia tidak dapat bersikap hormat kepada Allah (Kej 3:9)
2. Terpisah dari sesamanya
- Hilangnya kasih. Manusia kehilangan kasih terhadap sesamanya. Adam tidak lagi mengasihi Hawa seperti pada waktu hidupnya berpusat kepada Allah. Manusia menjadi pembunuh sesamanya.
- Persaingan (Kej 4:7-8) ; Kain melihat Habel adiknya sendiri sebagai saingan, bukan lagi sebagai teman pewaris kasih karunia Allah.
- Konflik (Kej 2:12-13 ; I Yoh 1:7)
Hubungan yang tadinya harmonis berubah menjadi konflik. Manusia yang hidup dalam kegelapan kehilangan persekutuan dengan sesama.
3. Manusia mengalami konflik dengan dirinya sendiri
- Menghambat apa yang baik dari dirinya (Yer 5:25)
- Kehilangan kemuliaan Allah (Rom 3:23 ; I Yoh 3:6)
- Menjadi hamba dosa (Rom 6:17 ; I Yoh 5:16)
- Menjadi sakit dan tersiksa (Maz 107:17)
- Mengalami kematian rohani, kematian fisik dan kematian kekal (Kej 2:17 ; Yes 59:1-3 ; Ibrani 9:7 ; Roma 5:12; 6:23)
4. Manusia kehilangan otoritas atas planet bumi
- Mandat yang diserahkan Allah kepada Adam atas planet bumi ini sekarang dimiliki oleh iblis (I Yoh 5:19)
- Bumi ini tidak lagi mengeluarkan hal-hal yang berguna bagi manusia saja tetapi juga yang berbahaya (Kejadian 3:8)

 
 



Rabu, 08 Agustus 2012

Hidup Manusia

Hidup Manusia

Kejadian 2:7 berbunyi : " Ketika Itulah Tuhan Allah membentukmanusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup kedalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup."

Hidup ! suatu kata yang sangat luar biasa, pengertian ini merupakan titik persamaan (common denominator) yang paling hakiki dari semua orang yang hidup. kita semua yang bisa membaca tulisan ini adalah manusia yang HIDUP ! hidup adalah suatu subyek yang luar biasa, manusia menilai hidup dari berbagai sudut, secara ilmu pengetahuan (menggunakan rasionya), maupun secara spiritual/batiniah (menggunakan hatinya).

Pengetahuan Dunia
Dengan menggunakan rasionya manusia berusaha mencari bukti2 tentang awal kehidupan di alam semesta ini. beberapa disiplin ilmu yang berusaha menjawab pertanyaan ini adalah :
- Biologi, yang mencoba menelusuri asal muasal kehidupan makhluk hidup
- Psikologi, yang berusaha menjelaskan kehidupan manusia di dalam segi hubungannya dengan diri sendiri
- Ekonomi, yang berusaha menunjukkan usaha manusia didalam kebutuhan jasmaninya
- Pengetahuan Alam, yang merupakan ekspresi manusia dalam berinteraksi dengan alam sekitarnya, serta menemukan rahasia alam dan pemanfaatannya, misalnya pembuatan obat, penemuan penting, dll
- Kesenian, yang merupakan bentuk ekspresi emosi manusia

Pengetahuan Spiritual
Agama-agama di dunia ini berusaha menjawab pertanyaan yang lebih penting lagi, yaitu apakah arti dari kehidupan itu sebenarnya. Pada dasarnya ada empat pertanyaan yang mendasar yang dipertanyakan dan dijawab oleh sistem filosofi agama-agama di dunia, yaitu :
1. Darimakah saya berasal? (Ontologi)
2. Siapakah manusia dan siapakah saya? (Antrhopologi)
3. Kemanakah saya akan pergi? (Teleologi)
4. Apakah yang bernilai dalam hidup ini atau yang menjadi tugas dan tanggung jawab manusia? (Axiologi)
Jawaban terhadap keempat pertanyaan itu membentuk apa yang disebut dengan Sistem Kepercayaan (Wordview). Alkitab yang termasuk salah satu sistem kepercayaan menjawab keempat pertanyaan diatas dengan benar.

Hidup Manusia Menurut ALKITAB
1. Hidup memiliki titik awal yang jelas (Kisah 17:26)
Alkitab dimulai dengan pribadi Allah sebagai Pencipta segala sesuatu. Adam adalah manusia pertama ciptaan Allah. Ia adalah nenek moyang semua manusia dan bangsa di dunia ini. Secara fisik tubuh kita berasal dari tanah dana (akan) kembali ke tanah. Secara spiritual roh kita berasal dari Tuhan dan seharusnya kelak kembali kepada Tuhan.
2. Hidup adalah suatu pemberian/Hadiah (Wahyu 4:11, Ayub 10:12, Roma 14:7)
Manusia tidak dapat memperoleh hidup dengan kuasa dan kemauannya sendiri. Allah yang memberi hidup. Alkitab menggambarkan kepada kita dengan sangat sederhana, "Hidup adalah sebuah hadiah"
3. Hidup adalah suatu kepercayaan (Lukas 12:16-21, Roma 14:12, Pengkotbah 12:14)
Hidup adalah pemberian Tuhan yang disertai pendelegasian wewenang dan tanggung jawab untuk mengelolanya. Pada akhirnya kita harus memberikan pertanggungjawaban kepada Tuhan yang empunya dan pemberi hidup. 
4. Hidup memiliki suatu tatanan/keteraturan (Maz 139:14, Efesus 2:10)
Keteraturan yang tidak dijaga secara kontinu dapat menurun dengan sendirinya menjadi kekacauan, sebaliknya kekacauan tidak dapat berkembang dengan sendirinya kearah keteraturan. Dalam tatanan fisik, kita menjaga agar tubuh kita dalam keadaan sehat dan terawat. Dalam tatanan moral dan spiritual kita berupaya memenuhi standar yang ditetapkan Tuhan dalam setiap aspek kehidupan kita.
5. Hidup memiliki tema (Maz 90:12, Pengkotbah 11:9-12, Filipi 1:21-24)
Tuhan menciptakan setiap manusia dengan sejumlah waktu yang telah ditetapkan, untuk suatu peran tertentu. Banyak orang yang tidak menyadari hal itu lalu gegabah atau tidak mengalami kepuasan dalam kehidupannya.
6. Hidup adalah suatu perjalanan (Filipi 3:10-12)
Perjalanan hidup setiap orang telah direncanakan oleh Tuhan jauh sebelum dunia dijadikan. Dia menunggu kita diujung jalan tersebut untuk melihat apakah kita menjalani route itu atau tidak. Pertanyaannya adalah sampai dimana pencapaian kita dalam perjalanan yang dirancang Tuhan bagi hidup kita?
7. Hidup adalah investasi untuk kekekalan (1 Korintus 3:10-15)
Hidup kita tidaklah berakhir pada saat kita meninggal. Kita dirancang untuk hidup kekal. Setiap perbuatan yang kita lakukan dalam mengisi hidup fana kita pada hakikatnya adalah investasi untuk kelak dalam kekekalan. Apa yang kita investasikan saat ini?
8. Hidup memiliki tujuan akhir yang pasti (1 Tesalonika 4:16-17, Wahyu 20:11-15)
Route yang dilalui oleh perjalanan hidup kita bukan lingkaran yang tidak berujung. Ada suatu saat dimana perjalanan itu tiba-tiba berakhir. Hidup kita bisa berakhir secara berbeda, berhadapan dengan tahta pengadilan Kristus atau Tahta Putih yang besar.

Hidup Kita Dalam KRISTUS
Pada Mulanya.....(Kej. 1:26-28)
dari Eden keseluruh bumi :
a. Diciptakan sesuai dengan peta dan gambar Allah
b. Diciptakan untuk berkuasa atas seluruh isi bumi
c. Diciptakan untuk memenuhi bumi dengan keturunan kita
 Kemudian...(Kej.3:17-19)
Adam dan Hawa jatuh dalam dosa, akibatnya manusia:
a. Kehilangan kemuliaannya
b. Terpisah dari Allah
c. Hidup dibawah kutuk dan perhambaan dosa
Akhirnya...(1 Korintus 15:54-57)
Didalam Kristus kita menjadi ciptaan baru
a. Kembali kepada desain asli kita, pemulihan peta dan gambar Allah dalam diri kita
b. Kembali kepada tujuan awal kita, pemulihan "Perjanjian Eden" dalam hidup kita

Apa Yang Kita Miliki Dalam Dia?
1. Janji-janji Tuhan :
- Hidup dalam kelegaan (Mat 11:28)
- Hidup dalam kemerdekaan (Yoh 8:31-32)
- Hidup dalam kelimpahan (Yoh 10:10)
- Mengalami terobosan dari berbagai keterbatasan (Lukas 4:18-19)
2. Pengharapan
- Pengangkatan sebagai anak (Roma 8:23)
- Menjadi sama dengan Dia (1 Yoh 3:2)
- Mewarisi kerajaan surga (Roma 8:17)
3. Masa Depan Yang Kekal
- Menerima upah atas setiap pekerjaan kita (Matius 25:20-23)
- Menerima mahkota setelah mencapai garis finish (II Tim 4:7)
- Masuk dalam kehidupan baru yang kekal (Wahyu 21:1-7)

Semoga Memberkati....
 





kasih dan sukacita Copyright © 2011 | Template created by O Pregador | Powered by Blogger